Momentum Ramadhan di Yaman Dilanda Kelaparan

Tags

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh sukacita bagi umat muslim seluruh dunia. Datangnya bulan suci ini disambut dengan berbagai cara oleh umat Islam dan di bulan ini banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar keimanan muslim. Namun tiak banyak sukacita bulan Ramadhan yang dijumpai di negara yang sedang dilanda perang,.

Yaman merupakan salah satu negara yang sedang dilanda perang. Memang momentum bulan Ramadhan di Yaman pun jatuh saat perang sedang berkecamuk di negara ini. Akibatnya kelaparan melanda hampir semua warga Yaman. Berdasarkan data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 15 juta orang harus menghadapai bahaya kelaparan di Yaman.

Kelaparan dalam Momentum Ramadhan di Yaman

Selama 3 tahun terakhir Yaman memang dilanda perang. Banyak keluarga di Yaman menjadi miskin dan kesulitan untuk mendapat makanan. Biaya kebutuhan sehari-hari pun menjadi membengkak akibat adanya perang tersebut. Saat Ramadhan, warga akan kesulitan untuk membeli makanan walau hanya sekedar untuk berbuka puasa.

(baca juga doa buka puasa Ramadhan)

Selain itu juga terdapat bahaya wabah kolera. Data dari World Health Organization (WHO) menuliskan bahwa terdapat lebih dari 500 kasus kematian akibat wabah penyakit kolera di Yaman. Warga Yaman pun harus lebih bersabar dalam menyambut bulan Ramadhan lalu karena selain adanya kesulitan dan kelaparan, masih ditambah dengan bahaya penyakit,

Semenjak perang melanda, tidak banyak kebahagiaan yang dirasakan oleh warga sekitar, termasuk dalam momentum bulan Ramadhan. Kelangkaan bahan panganan pun terjadi dimana-mana. Penurunan permintaan makanan menjadi bukti nyata karena warga hanya membeli bahan makanan dasar saja. Padahal biasanya tradisi menyambut bulan Ramadhan begitu kental di negara ini, termasuk dalam menyiapkan aneka makanan khas Yaman.

Kebijakan pemerintah untuk menahan gaji pegawai pemerintahan pun menambah duka warga Yaman. Akibanya kondisi ekonomi Yaman juga terguncang termasuk menurunnya nilai tukar mata uang Yaman. Untuk itu, warga Yaman harus bersabar karena banyaknya cobaan dalam menyambut bulan Ramadhan. Mereka berpuasa di siang hari dan kelaparan di malam hari.

mokhammad zakky


EmoticonEmoticon