Tradisi Bulan Ramadhan di Masa Khilafah Turki Utsmani

Tags

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam. Seluruh muslim di seluruh dunia tentu menantikan bulan Ramadhan yang merupakan bulan dimana amalan kita akan dilipatgandakan pahalanya ini. Sejumlah negara mayoritas Islam memiliki tradisi unik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Turki termasuk salah satu negara Islam yang paling dikenal. Datangnya bulan Ramadhan di Turki pun selalu disambut dengan meriah.

Dalam masa Kerajaan Turki atau Kesultanan Turki, penyambutan bulan Ramadhan memiliki tradisi sendiri. Di masa khilafah Turki Utsmani, momen bulan Ramadhan memang dianggap sebagai momen penting. Para sultan dan pejabat Kesultanan Turki memiliki adat dan tradisi untuk melakukan penghormatan pada datangnya bulan Ramadhan.

Tradisi Bulan Ramadhan di Masa Khilafah Turki Utsmani

Saat bulan puasa tiba, istana sultan akan menyebarkan edaran dan pengingat kepada warga sekitar. Edaran ini berisi pengingat mengenai kaidah dan amalan yang hanya bisa dilakukan di bulan Ramadhan, seperti puasa wajib, sunnah sunnah puasa dan shalat sunnah lainnya.

Terdapat sebuah tim yang berada di bawah instruksi sultan agar kebutuhan pangan di pasar bisa terpenuhi. Hal-hal yang berkaitan dengan standar pangan pun diatur dengan baik dan benar, termasuk harga. Hal ini penting bagi masyarakat sebelum menyambut bulan Ramadhan, dimana kebutuhan pangan menjadi sangat krusial.

Untuk menyambut bulan Ramadhan, istana sultann akan dipenuhi karangan bunga. Ada juga acara pembagian makanan gratis dan berbagai event-event lain selama bulan Ramadhan. Sultan juga sering memerintah pegawai untuk menyembelih aneka ragam binatang di tempat umum dimana dagingnya akan dibagikan pada fakir miskin dan warga sekitar yang membutuhkan.

Sultan juga rutin menghadiri ibadah shalat tarawih. Pejabat lain juga sering melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Aya Shofia. Berbagai lampu warna-warni dengan ukuran besar bisa dilihat di jalanan di kota Istanbul. Selain itu banyak madrasah dan pengajian tafsir Al-Qur'an yang aktif selama bulan suci Ramadhan yang langsung dihadiri oleh sultan.

Adat dan tradisi lain untuk menyambut datangnya bulan puasa adalah bersih-bersih rumah dan menyiapkan bahan makanan bagi keluarga di Turki. Seluruh toko dan rumah makan pun akan tutup saat pagi dan siang dan hanya buka mulau dari waktu buka puasa sampai adzan Shubuh. Hampir sama seperti di Indonesia, saat waktu sahur juga banyak orang yang berkeliling untuk membangunkan orang sahur. Berbagai senandung dzikir dan shalawat pun bisa didengar lewat pengeras suara masjid sampai waktu Shubuh tiba.

mokhammad zakky


EmoticonEmoticon