Lafadz Adzan Subuh Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya

Lafadz adzan subuh cukup spesial karena dalam bacaannya sedikit berbeda dengan adzan pada umumnya. Ada bacaan "Ash-shalaatu khairum minan-naum" yang tidak terdapat pada adzan di waktu lainnya. Arti dari bacaan tersebut adalah "shalat itu lebih baik dari pada tidur". Selebihnya sama dan tidak terdapat perbedaan lagi.

Mungkin kita semua banyak yang hafal diluar kepala karena sudah biasa mendengarnya di pagi hari waktu shubuh. Namun terkadang tidak banyak yang paham betul arti dan makna dari setiap lafadznya. Dan pada kesempatan kali ini akan dibagikan tentang lafadz bacaan adzan subuh lengkap beserta terjemahan bahasa indonesianya. Terdapat pula tulisan latinnya untuk memudahkan bagi yang kesulitan membaca lafadz bahasa arabnya.

lafadz adzan subuh

Lafadz Adzan Subuh


اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

Allahu Akbar Allahu Akbar. (2x)
Allah Maha Besar (2x)

أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ

Asyhadu Allaa Ilaaha Illallaah. (2x)
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah (2x)

اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. (2x)
Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah (2x)

حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ ، حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

Hayya’ Alash Shalaah. (2x)
Marilah sholat, (2x)

حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

Hayya’ Alal Falaah. (2x)
Marilah menuju kemenangan, (2x)

ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ، اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

Ash-shalaatu khairum minan-nauum. (2x)
Sholat itu lebih baik dari pada tidur (2x)

اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

Allaahu Akbar Allahu Akbar. (2x)
Allah Maha Besar, (2x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّالله

Laa Ilaaha Illallaah. (1x)
Tiada Tuhan selain Allah (1x)

Demikianlah artikel tentang lafadz adzan subuh bahasa arab, latin dan artinya. Insyaallah bermanfaat khususnya bagi calon muadzin agar mampu mengumandangkan adzan dengan baik dan benar.

Nasehat Bijak Imam Syafi'i yang Penuh Mutiara Hikmah

Imam Syafi'i memiliki kedudukan tersendiri dikarenakan ilmunya yang luas. Hampir setiap kata kata dan petuahnya penuh dengan hikmah. Nasehat Imam Syafi'i juga menggiring manusia agar mengutamakan akhirat dari pada dunia. Yaitu mengutamakan Allah SWT diatas segala galanya.

Jika anda meninginkan sebuah inspirasi dan motivasi untuk menjalani hidup, maka simaklah pesan pesan dan wasiat yang disampaikan oleh Imam Syafii, maka anda akan tercerahkan dan mengerti hakikat kehidupan yang sebenarnya.

Berbicara sekilas tentang profil beliau, Imam Syafi’i sendiri bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i al-Muththalibi al-Qurasyi (Arab: أبو عبد الله محمد بن إدريس الشافعيّ المطَّلِبيّ القرشيّ‎). Beliau lahir di Gaza, Palestina, pada tahun 150 H/767 M dan meninggal di Fusthat, Mesir, pada tahun 204 H/819 M. Al Imam Asy Syafi i merupakan salah satu dari 4 madzab yang kini paling banyak diikuti termasuk di indonesia.

nasehat imam syafi'i

Mengenai kata kata mutiara Imam Syafi'i, anda bisa simak selengkapnya dibawah ini. Semua nasehat Imam Syafi'i ini hendaknya dijadikan bahan renungan agar kita tercerahkan dan mendapat petunjuk guna menjalani hidup di dunia yang tentu saja tujuan utamanya adalah akhirat karena disanalah kehidupan yang sesungguhnya.

Kumpulan Kata Mutiara Imam Syafi'i


Tawadhu’ adalah perkara yang sangat diidam-idamkan. Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah mereka yang tidak melihat kedudukannya sendiri. Akan tetapi tawadhu’ dihadapan orang yang tidak bisa menghargai orang lain merupakan bentuk kezhaliman terhadap diri sendiri.

Menghindarkan telinga dari mendengar hal-hal yang tidak baik merupakan suatu keharusan, sebagaimana seseorang mensucikan tutur katanya dari ungkapan buruk.

Kedermawanan dan kemuliaan adalah dua hal yang dapat menutupi aib.

Kesabaran adalah akhlak mulia, yang dengannya setiap orang dapat menghalau segala rintangan.

Takabur ( sombong ) adalah akhlak tercela.

Menuntut ilmu membutuhkan tiga hal : memiliki keterampilan, umur ( waktu ) yang panjang dan mempunyai kecerdasan.

Sebaik-baik harta simpanan adalah taqwa, dan sejelek-jeleknya adalah sikap permusuhan.

Siasat manusia jauh lebih dahsyat dari siasat binatang.

“Siapa saja yang tidak merasa mulai dengan ketakwaan, maka ketahuilah bahwa ia sudah tidak
memiliki kemualiaan lagi.”

“Perbanyaklah menyebut Allah daripada menyebut makhluk . Perbanyaklah menyebut akhirat daripada menyebut dunia.”

“Jadikan akhirat di hatimu , dunia di tanganmu , dan kematian di pelupuk matamu .”

“Bumi Allah sangatlah luas namun apabila suatu saat takdir sudah datang angkasapun menjadi sempit ”

“Biarkan saja dunia berbuat sesukanya, dan lapangkanlah jiwamu jika qodlo’ telah ditetapkan.”

“Tidak akan berkurang rizkimu (di dunia) sebab santai dalam bekerja, dan tidak akan bertambah pula dengan semangat usaha”

“Tidak ada kesusahan yang abadi (di dunia) tidak pula kesenangan, tidak pula kesengsaraan yang saat ini sedang menimpamu, tidak pula kelapangan hidup”

“Jika engkau memiliki hati yang menerima (qona’ah), maka engkau dan raja-raja dunia adalah sama

“Janganlah engkau berduka atas apa yang terjadi, ingatlah tidak ada apa pun di dunia ini yang abadi”

“Barang siapa yang menginginkan Husnul Khotimah , hendaklah ia selalu bersangka baik dengan Manusia “

“Siapa yang menasihatimu dengan sembunyi-sembunyi maka ia benar-benar menasihatimu. Sesiapa yang menasihatimu dikhalayak ramai, maka sebenarnya ia menghinamu.”

“Sebesar-besar keburukan (aib) adalah kamu mengira keburukan ada pada org lain sedangkan keburukan itu sebenarnya terdapat dalam diri kamu sendiri.”

“Janganlah engkau mengharapkan kemurahan dari orang bakhil, karena dalam sebuah api tidak ada air yang bisa menghilangkan dahaga”

“Jangan sekali-kali engkau perlihatkan kehinaanmu kepada musuh-musuhmu,karena caci-maki dari musuh adalah sebuah balak”

“Jika engkau tau bahwa engkau banyak memiliki aib di mata manusia, dan engkau menginginkan tutup atas aib-aibmu tersebut Tutuplah aib-aibmu tersebut dengan kedermawanan, sebagaimana telah dikabarkan, bahwasanya setiap aib bisa ditutup dengan kedermawanan”

“Siasat manusia jauh lebih dahsyat dari siasat binatang.”

“Menganggap benar dengan hanya satu pandangan merupakan suatu bentuk ketertipuan.

Seorang hamba yang terjatuh pada perbuatan dosa selain dosa syirik itu lebih baik daripada ia terkungkung oleh hawa nafsunya.

Barangsiapa yang ingin menjadi seorang pemimpin, niscaya kedudukan yang didambakannya itu akan meninggalkannya, dan jika ia telah menduduki jabatan, maka ia akan ditinggalkan banyak ilmu.

Yang paling nampak pada diri manusia adalah kelemahannya, maka barangsiapa melihat kelemahan dirinya sendiri, ia akan menggapai keistiqamahan terhadap perintah Allah swt.

Dunia adalah tempat yang licin nan menggelincirkan, rumah yang hina, bangunan-bangunannya akan runtuh, penghuninya akan beralih ke kuburan, perpisahan dengannya adalah sesuatu keniscayaan, kekayaan di dunia sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kemiskinan, bermegah-megahan adalah suatu kerugian, maka memohonlah perlindungan Allah swt, terimalah dengan hati yang lapang segala karunia-Nya. Jangan terpesona dengan kehidupanmu di dunia sehingga meninggalkan kehidupan Akhirat. Ketahuilah, sesungguhnya hidupmu di dunia akan sirna, dindingnya juga miring dan hancur, maka perbanyaklah perbuatan baik dan jangan terlalu banyak berangan-angan.

“Orang yang mempertontonkan kebatilan yang dilakukannya, maka sungguh ia telah membuka aibnya.”

Barangsiapa yang dirinya terkalahkan oleh kuatnya syahwat dunia, maka ia akan senantiasa menjadi budak ahli dunia; dan barangsiapa yang qana’ah ( menerima karunianya dengan lapang dada ) maka akan hilang ketundukannya pada dunia.

“Menerima apa adanya (qana’ah) dapat menimbulkan rasa ketenangan hati.”

Andaikan aku ditakdirkan mampu menyuapkan ilmu kepadamu, pasti kusuapi engkau dengan ilmu.

Aku akan merasa bahagia, jika semua orang mempelajari ilmu ini, dan sama sekali tidak menyandarkannya padaku.

Betapa aku senang, jika semua ilmu yang aku ketahui dimengerti oleh semua orang, maka dengannya aku mendapat pahala, meskipun mereka tidak memujiku.
“Berapa banyak orang yang telah berbuat kebajikan kepadamu yang membuatmu terbelenggu dengannya, dan berapa banyak orang yang memperlakukanmu dengan kasar dan ia memberi kebebasan kepadamu.”

“Keluarga manapun yang wanita-wanitanya tidak pernah bertemu dengan laki-laki yang bukan anggota keluarga, dan laki-lakinya tidak pernah bertemu dengan wanita-wanita yang bukan dari keluarganya, niscaya akan ada dari anak-anak mereka yang bodoh.”

“Barangsiapa yang ditertawakan karena suatu masalah, maka ia tidak akan pernah melupakan masalah tersebut.”

“Jika terdapat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka mulailah dari yang terpenting dan mendesak.”

“Barangsiapa menyimpan rahasianya, maka kebaikan ada di tangannya.”

“Di antara tanda teman yang baik adalah teman yang menganggap teman kita yang lain sebagai temannya.”

“Siapa pun yang berbuat baik kepadamu, maka sungguh ia telah mengikatmu. Sebaliknya, siapa saja yang berbuat tidak baik padamu, maka sungguh ia telah melepasnya.”

“Orang yang memberi nasihat pada temannya dengan sembunyi-sembunyi, maka ia memang benar-benar menasehatinya dan ingin temannya itu menjadi baik. Sebaliknya, orang yang memberi nasihat kawannya di depan umum, maka sungguh ia telah mencela dan menggores noda di muka temannya itu.”

“Orang yang paling tinggi derajatnya adalah orang yang yang tidak merasa tinggi derajatnya. Sedang orang yang paling banyak keistimewaannya adalah orang yang tidak merasa memiliki keistimewaan.”

“Orang yang dapat menyembunyikan rahasianya, maka ia akan dapat menguasai semua urusannya.”

“Orang yang tidak tertawa saat melakukan kesalahan, maka kebenaran akan menamcam dalam hatinya.”

“Memperbanyak dunia itu menyulitkan diri. Sedang serba kesulitan dunia itu memudahkan.”

“Terlalu terbuka dalam pergaulan akan menarik teman-teman yang buruk. Terlalu membatasi diri dalam pergaulan juga akan dapat menarik permusuhan. Karenanya, hendaklah anda menjadi seorang yang seimbang antara terbuka dan membatasi diri.”

Imam Syafi berkata “Setiap kali aku memuliakan orang melebihi kapasitanya, maka kapasitasku akan berkurang sesuai kadar kelebihan aku memuliakannya.”

“Berkawan dengan orang yang tidak taku aib, maka akan menjadi hina pada Hari Kiamat kelak. Sedang orang yang bergaul dengan orang yang kikir, maka ia akan diasosiasikan sebagai orang yang kikir juga.”

Tiada kebahagiaan yang menyamai persahabatan dengan saudara yang satu keyakinan, dan tiada kesedihan yang menyamai perpisahan dengan mereka.

Berapa banyak orang yang telah berbuat kebajikan kepadamu yang membuatmu terbelenggu dengannya, dan berapa banyak orang yang memperlakukanmu dengan kasar dan ia memberi kebebasan kepadamu.

Barangsiapa yang menghargai dirinya melebihi kapasitasnya, maka Allah swt akan mengembalikannya kepada nilai sesungguhnya dalam dirinya.

Barangsiapa berhias diri dengan kebatilan, maka Allah swt akan membuka penutup kejelekannya.

Hendaklah ada bersama ahli fiqih seorang yang bodoh, sehingga ia dapat memberi pelajaran kepadanya.

Yang menjadi pengganti Nabi Muhammad saw itu ada lima : Sayyidina Abu Bakar Ash Shiddiq, Sayyidina Umar bin Khattab, Sayyidina Utsman bin Affan, Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Sayyidina Umar bin Abdul Aziz.

Berpegangan dengan suatu pendapat itu lebih selamat daripada berkelebihan dan penyesalan.

Melihat dan berpikir, keduanya akan menyingkap keteguhan hati dan kecerdasan.

Bermusyawarah dengan orang bijak merupakan bentuk kemantapan jiwa dan kekuatan mata hati.

Maka, berpikirlah sebelum menentukan suatu ketetapan, atur strategi sebelum menyerang, dan musyawarahkan terlebih dahulu sebelum melangkah maju ke depan.”

“Keridhaan semua manusia adalah satu hal yang mustahil untuk dicapai, dan tidak ada jalan untuk terselamatkan dari lidah mereka, maka lakukanlah apa yang bermanfaat untuk dirimu dan berpegang teguhlah dengannya.”

“Terlalu keras dan menutup diri terhadap orang lain akan mendatangkan musuh, dan terlalu terbuka juga akan mendatangkan kawan yang tidak baik, maka posisikan dirimu di antara keduanya.”

“Jadikanlah diam sebagai sarana atas pembicaraanmu, dan tentukan sikap dengan berfikir.”

Orang yang berakal adalah mereka yang dapat menjaga dirinya dari segala perbuatan tercela.


Barangsiapa yang ditertawakan karena suatu masalah, maka ia tidak akan pernah melupakan masalah tersebut.

Tingkat tertinggi para Ulama adalah ketaqwaan, perhiasan mereka adalah akhlaq mulia dan pesona mereka adalah jiwa yang agung.

“Siapa saja yang ingin Allah membukakan cahaya hatinya, maka hendaknya ia berkhalwat, sedikit makan, tidak bergaul dengan orang-orang bodoh, serta benci orang-orang berilmu yang telah mengkomersilkan ilmunya.”

“Hanya orang-orang yang ikhlas yang mengetahui sifat pamer.”

“Politik manusia lebih keras dari pada politik hewan”

“Orang yang berakal adalah orang yang mengetahui semua hal yang tidak terpuji.”

“Kalau saja aku tahu air dingin itu dapat mengurangi muru’ah (wibawa)-ku, tentu aku tidak mau meminumnya.”

“Orang yang memiliki muru’ah pasti selalu bersungguh-sungguh dalam mengerjakan semua aktivitasnya.”

“Selama 40 tahun aku bergaul dengan teman-temanku yang telah menikah di mana aku selalu menanyakan pada mereka tentang kondisi pernikahan mereka, tapi selama kurun waktu itu aku tidak menemukan satu pun di antara mereka yang mengatakan, “Aku hanya mendapati kenikmatan”.”

“Tidaklah dikatakan temanmu, orang yang kau harus menjilatnya untuk menjadi temannya.”

“Di antara tanda orang yang benar dalam persahabatannya dengan temannya adalah ia mau menerima semua segala kekurangan temannya, menutupi aibnya, dan memanfaatkan kesalahannya.”

Bid’ah itu terbagi menjadi dua macam : segala sesuatu yang baru dan tidak sejalan dengan kitab, sunnah, atsar, ijma’ itu merupakan bid’ah dhalalah ( bid’ah yang sesat ). Sementara jika sesuatu yang baru itu tidak berseberangan dengan Al-Qur’an, hadits, atsar dan ijma’, maka sesuatu yang baru itu disebut bid’ah hasanah ( bid’ah yang baik ).

Jika kalian melihat kitab yang didalamnya ada catatan tambahan dan perbaikan, maka lihatlah kebenaran yang ada didalamnya.

“Tidak ada sesuatu yang lebih indah disandang oleh seorang ulama melebihi kemiskinan dan sifat qanaah serta sikap rela memiliki dua hal itu.”

“Siapa saja yang ingin mendapatkan keputusan yang baik, maka hendaknya ia berbaik sangka pada orang lain.”

“Siapa saja yang mencari ilmu dengan bersenang-senag (tidak berkesusahan), maka ia tidak akan berhasil. Siapa saja yang mencari ilmu itu dengan kesusahan dan berkhidmat pada para ulama, maka ia akan sukses.”

Seseorang yang mencoba melakukan apa-apa yang dilarang Allah swt selain dosa syirik, masih lebih daripada dia berfikir dengan pandangan ilmu kalam.

Jika aku melihat seseorang yang ahli hadits, seakan-akan aku melihat seseorang dari sahabat Nabi saw. Mereka telah menjaga untuk kita keaslian sunnah Nabi Muhammad saw, maka mereka berhak mendapat pujian dari kita. Dan fiqih adalah tuannya ilmu, karena dengannnya hadits dapat dipahami.

Tujuan dari ilmu adalah mengamalkannya, maka ilmu yang hakiki adalah yang terefleksikan dalam kehidupannya, bukannya yang bertengger di kepala.

Satu hal yang dapat menyia-nyiakan orang yang berilmu dan yang dapat menghilangkan posisinya sebagai seorang ‘alim adalah ketika ia tidak mempunyai kawan.

Satu hal yang dapat menyia-nyiakan orang yang berilmu dan yang dapat menghilangkan posisinya sebagai seorang ‘alim adalah ketika ia tidak mempunyai kawan.

Jangan sekali-kali kamu tinggal di suatu Negara atau tempat yang yang disana tidak ada orang yang ahli dibidang fiqih sebagai tempat kamu untuk menanyakan masalah agama, dan juga tidak ada dokter yang dapat menjelaskan kondisi kesehatanmu.

Tidak ada satupun ilmu yang ingin aku pelajari setelah aku memahami tentang masalah halal dan haram, kecuali ilmu kedokteran, tapi mengapa kita jauh terbelakang disbanding dengan orang-orang nasrani?

Jika engkau melihat seseorang berjalan di atas air dan bisa terbang di udara, maka janganlah kehebatan itu menjadikan kalian lengah dan terheran-heran kepadanya sampai kamu mengetahui secara persis atas apa yang di kerjakannya itu berlandaskan pada Al-Qur’an dan as-sunnah.

Jika rasa ujub menghinggapi aktifitasmu, maka lihatlah keridhaan siapa yang kau harapkan, pahala mana yang kau suka, sanksi mana yang kau benci. Maka jika engkau memikirkan satu di antara kedua hal ini, niscaya akan hadir di depan matamu apa yang sudah kamu lakukan.

Mereka yang menguasai bahasa arab adalah jin yang berupa manusia, mereka melihat apa yang tidak dilihat orang lain.

Sesungguhnya akal itu punya batas maximal, sebagaimana mata juga mempunyai batas pandang maximal.

Orang yang selalu menjaga dirinya akan senantiasa bersungguh-sungguh.

Pertolongan adalah zakatnya muru’ah.

Jika terdapat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka mulailah dari yang terpenting dan mendesak.

Barangsiapa menyimpan rahasianya, maka kebaikan ada di tangannya.

Siapa yang menghendaki kehidupan dunia, maka harus disertai dengan ilmu; dan siapa menghendaki akherat, juga harus dengan ilmu.

“Belajarlah sebelum kamu menjadi seorang pemimpin. Karena pada saat kamu menjadi pemimpin, kamu akan sulit sekali untuk belajar.”

“Telitilah sedetail-detailnya berbagai permasalahan dalam suatu ilmu pengetahuan agar berbagai permasalahan yang rumit dalam ilmu itu tidak tersia-siakan.”

“Wibawa seorang ulama terletak pada kemurahan hatinya. Sedang hiasan suatu ilmu terelak pada kewaraan dan kesabaran.”

“Bukanlah dikatakan sebagai suatu pengetahuan sesuatu yang dihafalkan. Sedang yang disebut pengetahuan adalah sesutau yang bermanfaat.”

“Kemiskinan para ulama adalah atas pilihan sendiri, sedangkan kemiskinan orang yang bodoh adalah karena terpaksa.”

“Umumnya orang melalaikan ayat berikut, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasehati supaya menetapi kesabaran”.”

“Tidak ada seorangpun yang hidup dengan tanpa adanya orang yang dicintai dan orang yang dibenci, kalau memang demikian realitasnya, maka hendaknya ia senantiasa bersama orang-orang yang taat kepada Allah swt.”

“Barangsiapa yang dipancing untuk marah, namun ia tidak marah, maka dia tak ubahnya keledai, dan barangsiapa yang diminta keridhaannya namun tidak ridha, maka dia adalah syetan.”

“Manusia yang paling tinggi kedudukannya adalah mereka yang tidak melihat kedudukan dirinya, dan manusia yang paling banyak memiliki kelebihan adalah mereka yang tidak melihat kelebihan dirinya.”

“Jadikanlah diam sebagai sarana atas pembicaraanmu, dan tentukan sikap dengan berfikir.”

“Karakter umum manusia adalah pelit, termasuk hal yang menjadi kebiasaannya adalah apabila ada orang yang mendekatinya, maka ia akan menjauhinya, dan apabila ada orang yang menjauh darinya, iapun akan mendekati orang itu.”

“Aku sama sekali tidak terkejut denngan kemiskinan.”

“Siapa saja yang menyaksikan kelemahan terdapat pada dirinya, maka ketahuilah bahwa dia telah memperoleh keistiqomahan bersama Allah.”

“Siapa saja yang dikalahkan keinginannya yang kuat pada dunia, maka ia akan menjadi budak orang yang memiliki dunia itu.”

Cukuplah ilmu itu menjadi keutamaan bagi seseorang, ia bangga manakala disebut sebagai orang berilmu. Ia juga disebut bodoh manakala meninggalkan bagian dari pengetahuannya, dan jika kata bodoh itu ditujukan kepadanya, tentu ia akan marah.

Pekerjaan terberat itu ada tiga ; Sikap dermawan di saat dalam keadaan sempit; Menjauhi dosa di kala sendiri; Berkata benar di hadapan orang yang ditakuti.

Demikianlah Kumpulan Nasehat Bijak Imam Syafi'i yang Penuh dengan Mutiara Hikmah. Insyaallah bermanfaat dan semakin membuka wawasan kita akan hakikat kehidupan yang sesungguhnya.

Sholawat Tarhim Subuh Sebelum Adzan dan Terjemahannya

Pada saat pagi hari menjelang sholat subuh kita biasa mendengar lantunan shalawat dan dilanjut dengan adzan lalu iqomat. Tahukah anda bahwa shalawat yang anda dengar itu bernama sholawat tarhim. Sholawat ini memiliki makna yang bagus dalam lirik syairnya.

Dan di Indonesia sendiri, shalawat tarhim ini sangat populer dan melegenda karena diputar di banyak masjid dan musholla berbagai daerah. Liriknya tidaklah terlalu panjang sehingga dibaca berulang ulang hingga waktu adzan tiba. Sholawat inilah yang biasanya setiap pagi kita dengarkan di beberapa surau. Terkadang dilantukan langsung oleh muadzin atau mereka yang ditugaskan untuk adzan, kadang juga hanya diperdengarkan melalui rekaman saja.

sholawat tarhim subuh

Untuk lebih jelasnya dibawah ini teks bacaan sholawat tarhim subuh sebelum adzan lengkap dalam lafadz bahasa arab dan terjemahan indonesianya. Besar harapan kita mengerti makna dan kandungannya.

Sholawat Tarhim Subuh


الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ , يَاإمَامَ الْمُجَاهِدِيْنَ , يَارَسُوْلَ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ , يَانَاصِرَ اْلهُدَى , يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ , يَانَاصِرَ الْحَقِّ يَارَسُوْلَ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ , يَامَنْ اَسْرَى بِكَ مُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ , مَا نِلْتَ وَالأَنَامُ نِيَامْ وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّ كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْتَ الْإِمَامْ وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا وَ سَمِعْتَ نِدَاءً عَلَيْكَ السَّلَامْ , يَا كَرِمَ الْأَخْلَاقْ , يَارَسُوْلَ اللهْ , صَلىَ اللهُ عَلَيْكَ , وَ عَلىَ عَلِكَ وَ اَصْحَابِكَ أجْمَعِيْن

Artinya : Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu dan engkau menjadi imam Engkau diberangkatkan ke Sidratul Muntaha karena kemulianmu dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu.

Itulah bacaan sholawat tarhim subuh yang biasa diperdengarkan sesaat sebelum adzan shubuh tiba. Sekian dan semoga bermanfaat.

Doa Nabi Yunus Dalam Perut Ikan Paus dan Manfaatnya

Kali ini akan dibahas mengenai Doa Nabi Yunus AS. Kita tentu tahu bagaimana kisah dan sejarah Nabi Yunus yang merupakan salah satu dari 25 Nabi utusan ALLAH SWT. Doa yang terucap darinya tentu memiliki keistimewaan tersendiri. Apalagi doa tersebut diabadikan dalam Al Quran. Ini jelas suatu kelebihan tersendiri karena selain sebuah do'a, juga merupakan ayat Al Quran.

Doa ini dimohonkan dan dimunajatkan oleh Nabi Yunus saat ia dalam kesulitan. Sebabnya adalah saat itu Nabi Yunus sedang berada di dalam perut ikan paus. Di dalam kegelapan perut ikan tersebut, Beliau berdoa dan memohon ampun kepada ALLAH SWT. Keseriusan Nabi Yunus diblas oleh ALLAH SWT dengan mengabulkan doanya. Ikan itupun megeluarkan dan memuntahkan Nabi Yunus As.

Dikatakan bahwa doa ini memiliki manfaat dan khasiat yang besar. Beberapa diantaranya adalah dapat menghilangkan segala macam kesulitan, mengabulkan segala keinginan kita, diampuni semua dosa dosa kita, dan jika dibaca sebanyak 40 kali saat sedang sakit lalu kita ditakdirkan meninggal, maka dicatat sebagai orang yang mati syahid. Sedangkan jika ditakdirkan sembuh oleh ALLAH SWT, maka baginya pengampunan semua dosa. Terlepas dari beberapa keutamaan diatas, jelas bahwa masih banyak lagi manfaat yang akan kita dapat dengan membacanya. Ketahuilah bahwa ALLAH SWT tidak akan menolak doa hamba hambanya.

Doa Nabi Yunus

Demikianlah manfaat doa Nabi Yunus ini, setelah mengetahui kelebihan dan asal usul do'a ini, maka jangan lupa untuk membacanya, bisa juga dijadikan dzikir dan wirid harian anda. Langsung saja berikut ini teks bacaan doa Nabi Yunus lafadz dalam Al-Quran ketika berada dalam perut ikan paus. Doa tersedia dalam bahasa arab, latin dan terjemahan Indonesianya.

Doa Nabi Yunus


لاَ إِ لهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحنَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّا لِمِيْنَ

 Laa ilaaha illa anta. Subhaanaka, innii kuntu minaz zhaalimiin

Artinya : Tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk dalam golongan orang-orang yang dhalim.

Penjelasan Dalam Al Quran


Perihal doa Nabi Yusuf diatas dijelaskan oleh ALLAH SWT dalam Al Quran surat Al Anbiya ayat 88 dan 87 berikut ini :

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (٨٧) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ (٨٨

Artinya : Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam Keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), Maka ia menyeru dalam Keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang dzalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. dan Demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (QS. Al-Anbiyaa’ : 87-88)

Itulah doa Nabi Yunus yang bisa dibaca dan diamalkan. Cara membacanya bebas saja dan tidak aturan yang mewajibkannya dibaca pada waktu dan cara tertentu. Cukup baca dan bisa digunakan untuk berdzikir setiap harinya. Insyaallah banyak manfaat yang akan kita dapatkan.

Kumpulan Hadits Tentang Zakat dan Artinya

Zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Zakat adalah kegiatan membayar sebagian harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh muslim yang diberikan pada orang yang berhak menerimanya. Perkara zakat menjadi suatu kewajiban bagi umat Islam yang mampu membayarnya. Zakat juga bisa jadi hal untuk mensucikan diri dan jiwa kita.

Membayar zakat sangat diperhatikan dalam syari'at Islam karena merupakan kewajiban bagi tiap orang Islam. Zakat juga termasuk salah satu ibadah dalam rukun Islam. Terdapat 2 jenis zakat, yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Harta zakat berhak diterima oleh 8 golongan yang berhak menerima zakat di antaranya adalah fakir, miskin, amil dan muallaf.

Dalil tentang kewajiban zakat terdapat pada firman Allah SWT di Al-Qur'an. Selain itu juga terdapat beberapa hadits Nabi Muhammad SAW yang membahas tentang perkara zakat ini, seperti keutamaan zakat, syarat-syarat zakat, waktu membayar zakat serta metode pembayaran zakat. Berikut ini merupakan kumpulan hadits Rasulullah SAW tentang zakat selengkapnya.

Hadits Tentang Zakat

Kumpulan Hadits Tentang Zakat


Hadits tentang zakat sebagai rukun Islam


Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda

بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Artinya : 
"Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; menegakkan shalat; menunaikan zakat; menunaikan haji; dan berpuasa di bulan Ramadhan."

Hadits tentang kewajiban berzakat


Nabi SAW bersabda ketika memerintahkan pada Mu’adz yang ingin berdakwah ke Yaman,

فَإِنْ هُمْ أَطَاعُوا لِذَلِكَ فَأَعْلِمْهُمْ أَنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً فِى أَمْوَالِهِمْ ، تُؤْخَذُ مِنْ أَغْنِيَائِهِمْ وَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ

Artinya : 
"… Jika mereka telah mentaati engkau (untuk mentauhidkan Allah dan menunaikan shalat), maka ajarilah mereka sedekah (zakat) yang diwajibkan atas mereka di mana zakat tersebut diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan kemudian disebar kembali oleh orang miskin di antara mereka."

Hadits tentang pengambilan zakat


عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ, عَنْ أَبِيهِ, عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( تُؤْخَذُ صَدَقَاتُ اَلْمُسْلِمِينَ عَلَى مِيَاهِهِمْ ) رَوَاهُ أَحْمَد ُ

Artinya :
Dari Amar Ibnu Syu`aib dari ayahnya, dari kakeknya Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Zakat kaum muslimin diambil di tempat-tempat sumber air mereka." (HR. Ahmad)

Hadits tentang keutamaan zakat fitrah


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنْ الصَّدَقَاتِ

“Dari Ibnu ‘Abbas, dia berkata: Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fithri untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perkara sia-sia dan perkataan keji dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa menunaikannya sebelum shalat Idul Fitri, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barangsiapa menunaikannya setelah shalat Idul Fitri, maka itu adalah satu shadaqah dari shadaqah-shadaqah”

Hadits tentang hikmah zakat


Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.
Artinya : 
“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” 


Itulah beberapa hadits tentang zakat yang dihimpun dari berbagai sumber referensi. Tentu sebagai muslim yang mampu, kita diwajibkan untuk membayar zakat sesuai dengan aturan dan syari'at Islam yang berlaku. Semoga info hadits Nabi SAW tersebut bisa bermanfaat.

Doa Nabi Zakaria dalam Al Quran Untuk Mendapatkan Keturunan

Salah satu doa yang bisa dibaca dan diamalkan jika anda ingin memiliki anak adalah doa Nabi Zakaria. Doa ini diucapkan oleh Nabi Zakaria ketika memohon keturunan kepada Allah SWT. Kisahnya sendiri terdapat di dalam Al Quran. Besar harapan kita dengan membaca doanya para Nabi, keinginan kita agar cepat hamil dan melahirkan buah hati dikabulkan oleh Allah SWT.

Dijelaskan bahwa Nabi Zakariah ketika itu sudah berumur dan sang istri pun mash juga tidak melahirkan. Nabi Zakaria ingin sekali mewariskan ilmu dan beban tugasnya kepada keturunannya kelak. Namun Nabi Zakaria tidak putus asa, ia punya Allah SWT yang memiliki kehendak atas segalanya. Akhirnya ia pun berdoa dan dikabulkan oleh Allah SWT.

Bagi pasangan yang sudah lama berumah tangga dan tak kunjung punya anak bisa membaca doa Nabi Zakaria ini. Niatkan dengan iklhlas dan tulus untuk mendapatkan anak yang sholeh dan sholehah serta berguna bagi agamanya. Baca kapan saja dan dimana sajaa, tidak ada tata cara khusus untuk mengamalkannya. Anda bisa membacanya sesudah shalat 5 waktu misalnya.

Doa Nabi Zakaria

Doa Nabi Zakaria Saat Memohon Punya Keturunan


Seperti apa do'anya?. Simak bacaan doa Nabi Zakaria dalam Al Qur'an untuk mendapatka keturunan lengkap lafadz bhasa arab dan terjemahan indonesianya.

رَبِّ هَبْ لى مِنْ لَدُنْكَ ذُرِيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَميعُ الدُّعاء

Artinya : Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. (QS Ali 'Imran (3): 38)

Ayat Al-Quran lain yang menyebut tentang Kisah Nabi Zakaria ini adalah surat Al Anbiya ayat 21. Dalam ayat itu Allah SWT berfirman yang artinya sebagai berikut :

"Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya :

"Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris yang paling baik," (QS Al Anbiya' (21): 89).

Baca doa Nabi Zakaria diatas dan pasrahkan semuanya hanya pada Allah SWT. Semoga kelak anak anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Amiin.

Doa Nabi Ibrahim untuk Kebaikan Keluarga, Anak Cucu dan Keturunan

Nabi Ibrahim AS adalah adalah salah satu utusan ALLAH SWT yang paling utama karena termasuk didalam rasul ulul azmi. Beliau banyak berdoa dan memohon kepada Allah SWT, beberapa doa Nabi Ibrahim juga tercatat dalam Al Quran. Jika dilihat, maka secara umum doanya adalah memohon kebaikan untuk keluarga, anak cucu/keturunan serta umat muslim secara keseluruhan.

Dan hal itulah yang akan dibahas di kesempatan kali ini. Kita tentu berharap hal hal yang baik kepada keluarga dan anak kita. Siapa yang tidak ingin anak serta cucu yang sholeh dan sholehah. Maka dari itu berdoalah meminta dan memohon kepada Allah SWT. Anda bisa berdo'a dengan bahasa apa saja, namun akan lebih afdhol jika menggunakan doanya para Nabi dan Rasul. Dan salah satu yang tepat adalah meniru doa Nabi Ibrahim As.

doa Nabi Ibrahim

Nah, bagaimana bacaan doanya? Berikut ini kumpulan doa Nabi Ibrahim untuk kebaikan keluarga, anak cucu serta keturunan lengkap dalam tulisan bahasa arab dan terjamahan indonesianya untuk anda.

Doa Nabi Ibrahim dalam Al Quran


رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ


Artinya : Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka Jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur. (Qs Ibrahim : 37)

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

Artinya : Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.  (Q.S Ibrahim : 35)

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Artinya : Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh (As-Saffat : 100)

رَبِّ اجْعَْلِني مُقِيمَ الصَّ َ لاةِ وَمِن ُذرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتََقبَّلْ دُعَاء رَبَّنَا ا ْ غفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِِنينَ يَوْمَ يَُقومُ الْحِسَاب

Artinya : Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang‐orang yang teguh mendirikan shalat, ya Allah kabulkan doaku. Ya Allah ampunanilah diriku dan kepada kedua orang tuaku serta orang‐orang mukmin pada hari kiamat.” (QS. Ibrôhîm: 41‐42).

Demikianlah artikel tentang Bacaan Doa Nabi Ibrahim untuk Kebaikan Keluarga, Anak Cucu dan Keturunan yang ada dalam Al-Quran. Semua kumpulan do'a diatas bisa diamalkan dan dibaca kapan saja. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah menyimak.

Doa Nabi Adam AS Memohon Taubat dan Ampunan Allah

Doa Nabi Adam ini bukan sembarang doa, ada kisah sejarah dibaliknya yang membuat doa ini sangat mustajab dan memiliki keutamaan yang besar. Kisahnya berawal saat Nabi Adam berada disurga bersama Siti Hawa yang merupakan pasangannya. Mereka berdua hidup bahagia didalamnya.

Allah SWT memberikan satu larangan kepada Nabi Adam agar jangan sekali kali menyentuh dan memakan buah khuldi. Disinilah iblis mulai beraksi, iblis berusaha merayu dan membujuk Nabi Adam sehingga akhirnya dimakanlah buah tersebut. Dengan kejadian itu Nabi Adam langsung berdoa memohon ampun kepada Allah SWT dengan sebuah doa yang juga diabadikan dalam Al Quran surat Al A'raf ayat ke 23.

Bagaimana bacaan doanya, berikut ini lafadz doa Nabi Adam AS memohon taubat dan ampunan saat di surga dan ketika diturunkanke bumi lengkap dalam tulisan bahasa arab, latin dan terjemahan indonesianya.

Doa Nabi Adam Memohon Ampun

Doa Taubat Nabi Adam Saat di Surga


Berikut ini doa yang dibaca Nabi Adam As saat berada di surga :

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Rabbanaa zholamnaa anfusanaa waillam tagfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khoosiriin

Artinya : Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

Doa Nabi Adam ketika Diturunkan ke Bumi


Akibat memakan buah khuldi, Nabi Adam dan Siti Hawa pun diturunkan ke bumi oleh Allah SWT, akhirnya Nabi Adam bergegas menuju ke ka'bah untuk melakukan tawaf tujuh kali dan sholat 2 rakaat. Lalu beliau berdoa dengan doa berikut ini :

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلاَنِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ، وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَعْطَنِيْ سُؤْلِيْ، وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ، وَأَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَنْ يُصِيْبَنِيْ إِلاَّ مَا كَتَبْتَهُ عَلَيَّ، وَالرِّضَا بِمَا قَسَمْتَهُ لِيْ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Artinya : Ya Allah, sungguh Engkau tahu apa yang tersembunyi dan tampak dariku, karena itu terimalah penyesalanku. Engkau tahu kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa rela terhadap apa yang Engkau bagi untuk diriku. wahai Yang Maha memiliki keagungan dan kemuliaan.

Dalam kitab Al-Maslakul Qoriib karya Al-Habib Thohir bin Husain bin Thohir terdapat tambahan bacaan seperti berikut ini :

 اَللَّهُمَّ أَطِلْ عُمْرِيْ فِي طَاعَتِكَ وَمَعْرِفَتِكَ وَامْلَأْ قَلْبِيْ مِنَ الْيَقِيْنِ مَا تَهُوْنُ بِهِ مَصَائِبُ الدُّنْيَا وَهَوِّنْ عَلَيَّ سَكْرَةَ الْمَوْتِ وَاخْتِمْ لِيْ بِالْحُسْنَى وَارْزُقْنِيْ مُرَافَقَةَ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي اْلآخِرَةِ فِي جَنَّةِ الْخُلْدِ وَنَعِّمْنِيْ بِلَذَّةِ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ 

Artinya : Ya Allah, panjangkanlah umurku dalam ketaatan kepada-Mu dan mengenal-Mu, dan penuhilah hatiku dengan keyakinan yang mana dengannya menjadi ringanlah segala musibah dunia , dan ringankanlah atasku sekaratul maut, dan tutuplah usiaku dengan keadaan yang terbaik, dan rezqikanlah aku pertemanan dengan Nabi-Mu Muhammad – semoga Allah selalu melimpahkan salawat dan salam – di akhirat dalam surga khuldi dan berilah aku nikmat dengan memandang ‘wajah’-Mu yang mulia.
 
Sekian tentang bacaan doa Nabi Adam ketika bertaubat dan memohon ampun atas segala dosa dan kekhilafannya. Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang, Allah SWT akan mengampuni dosa hambanya sebesar dan sebanyak apapun dosa tersebut asalkan hambanya benar benar bertobat dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Bacaan Doa Tawaf Putaran 1 Sampai 7 Saat Haji dan Umrah

Tawaf adalah salah satu rangkaian ibadah saat kita pergi haji atau umrah. Tawaf dilakukan dengan mengelilingi ka'bah di masjidil haram sebanyak tujuh kali putaran. Setiap putarannya ada bacaan doa tawaf yang harus dibaca. Namun anda tidak usah khawatir karena akan kita ulas di artikel ini lengkap dalam lafadz bahasa arab, tulisan latin dan terjemahan indonesianya.

Tawaf sendiri di mulai dari sudut hajar aswad dengan mencium atau melambaikan tangan jika tidak bisa menjangkaunya. Pada setiap awal putaran membaca  "بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَر " sebanyak tiga kali, setelah itu langsung bisa memulai thawaf memutari kabah dengan posisi ka'bah berada di sebelah kiri kita.

Setiap putarannya ada doa tawaf yang harus dibaca dan masing masing putaran mulai putaran pertama, kedua dan seterusnya hingga putaran ketujuh berbeda-beda doanya. Untuk lebih jelasnya berikut ini teks bacaan doa tawaf lengkap putaran satu sampai 7.

doa tawaf

Doa Tawaf (Hajar Aswad sampai Rukun Yamani)


Doa tawaf putaran ke 1. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

سُبْحَان اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اللّهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ وَتَصْدِيْقًا بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيـِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْمُعَافَاةَ الدَّا ئِمَةَ فىِ الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ والنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

Subhanallah walhamdulillah walaailaaha illaallah wallaahu akbar walahaula walakuwwata illa billahil aliyyil adziim. Allahumma iimaanan bika wa tasdiiqanbikitaabika wawafaa an bi’ahdika wattibaa’an lisunnati nabiyyika muhammadin shallallahu ‘alaihi wassalam.Allahumma inni as aluka ‘afwa wal ‘afiyata wal mu’aafatad daaimata fiddini waddun yaa wal akhirati wal fauza bil jannati wannajaata minannaar.

Artinya : Maha suci Allah, segala puji bagi Allah. Tiada daya (untuk memperoleh manfa'at) dan tiada kemampuan (untuk menolak bahaya) kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung. Salawat dan salam bagi Rasulullah SAW. Ya Allah, aku thawaf karena beriman kepada-Mu dan membenarkan kitabMu dan memenuhi janjiMu dan mengikuti sunnah NabiMu Muhammad SAW. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ampunan, kesehatan dan perlindungan yang kekal dalam menjalankan agama, di dunia dan akhirat, dan beruntung memperoleh surga dan terhindar dari siksa neraka

Doa tawaf putaran ke 2. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

اَللّٰهُمَّ إِنَّ هٰذَا اْلبَيْتَ بَيْتُكَ وَالْحَرَمَ حَرَمُكَ وَاْلأَمْنَ أَمْنُكَ وَالْعَبْدَ عَبْدُكَ وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدُكَ وَهٰذَا مَقَامُ الْعَائِذِبِكَ مِنْ النَّارِ فَحَرِّمْ لُحُوْمَنَا وَبَشَرَتَنَا عَلَى النَّارِ. اَللّٰهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا اْلإِيْمَانَ وَزَيِّنْهُ فِيْ قُلُوْبِنَا وَكَرِّهْإِلَيْنَا الْكُفْرَ وَالْفُسُوْقَ وَالْعِصْيَانَ وَاجْعَلْنَا مِنَ الرَّاشِدِيْنَ. اَللّٰهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ. اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنِى الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَاب

Allahumma inna haadzal-baita baituka wal-harama haramuka wal-amna amnuka wal-'abda 'abduka wa anaa 'abduka wa-bnu 'abdika wa haadzaa maqaamul-'aaidzi bika minan-nnaar, faharrim luhuumanaa wa basyaratanaa 'alan-naar. Allahumma habbib ilainal-iimaan wa zayyinhu fii quluubinaa, wa karrih ilainal-kufra wal-fusuuqa wal-'ishyaan waj'alnaa minar-raasyidiin. Allahumma qinii 'adzaabaka yauma tab'atsu 'ibaadaka, Allahumma rzuqnil-jannata bighairi hisaab.

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya Bait ini rumah-Mu, tanah mulia ini tanah-Mu, negeri aman ini negeri-Mu, hamba ini hamba-Mu anak dari hamba-Mu dan tempat ini adalah tempat orang berlindung pada-Mu dari siksa neraka, maka haramkanlah daging dan kulit kami dari siksa api neraka. Ya Allah, cintailah kami pada iman dan biarkanlah ia menghias hati kami, tanamkan kebencian pada diri kami pada perbuatan kufur, fasiq, maksiat dan durhaka serta masukkanlah kami ini dalam golongan orang yang mendapat petunjuk. Ya Allah, lindungilah aku dari azab-Mu dihari Engkau kelah membangkitkan hamba-hamba-Mu. Ya Allah, anugerahkanlah surga kepadaku tanpa hisab.

Doa tawaf putaran ke 3. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنَ اشَّكِّ وَالشِّرْكِ وَالشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَسُوٓءِاْلأَخْلَاقِ وَسُوٓءِاْلمَنْظَرِ وَاْلمُنْقَلَبِ فِى اْلمَالِ وَاْلأَهْلِ وَالْوَلَدِ. اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ. اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ اْلمَحْيَا وَاْلمَمَاتِ

Allaahumma innii a’uudzubika minasysyakki wasysyirki wasysyiqaaqi wannifaaqi wasuuil akhlaaqi wasuuilmandzhari wal mungqalabi fil maali wal ahli walwaladi. Allahumma innii as aluka ridhaakawal jannata wa a’uudzubikamin sakhatika wan naari. Allahumma innii a’uudzubika min fitnatil qabri wa a’uudzubika min fitnatil mahyaaya wal mamaat.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung padaMu daripada syak was-was, syirik, cerai berai (bertengkar) muka dua, buruk budi pekerti, buruk pandangan (salah urus) terhadap harta benda dan keluarga. Ya Allah sesungguhnya aku mohon padaMu keridhaanMu dan syurga, dan aku berlindung padaMu daripada murkaMu dan neraka. Ya Allah, aku berlindung padaMu dari fitnah kubur serta dari fitnah kehidupan dan derita kematian.

Doa tawaf putaran ke 4. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

 اللّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلاً صَالِحًا مَقْبـُولاً وتِحَارَةً لَنْ تَبُوْرَ. يَاعَالِمَ مَافِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنِيْ يَا اللهُ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ. اللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْـِفرَتِكَ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ. ربِّ قَنِّعْنِيْ بِمَا رَزَقْتَنِيْ وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَنِيْ وَاخْلُفْ عَلَيَّ كُلَّ غَائِبَةٍ لِيْ مِنْكَ بِخَيْرٍ.

Allahumma j'alhu hajjan mabruuran, wa sa'yan masykuuran, wa dzanban maghfuuran, wa 'amalan shalihan maqbuulan, wa tijaaratan lan tabuura, yaa 'aalima maa fish-shuduuri akhrijnii ya Allah mina zh-zhulumaati ila n-nuuri. Allahumma innii as'aluka muujibaati rahmatika, wa 'azaaima maghfiratika, was-salaamata min kulli itsmin, wal-ghaniimata min kulli birrin, wal-fauza bil-jannati wan-najaati minan-naari. Rabbi qanni'nii bimaa razaqtanii wa baarik lii fii maa a'thaitanii wa akhlif 'alaa kulli ghaaibatin lii minka bikahirin.

Artinya : Ya Allah, karuniakanlah haji yang mabrur, sa'i yang diterima, dosa yang diampuni, amal saleh yang diterima dan usaha yang tidak akan mengalami rugi. Wahai Tuhan Yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam hati sanubari, keluarkanlah aku dari kegelapan ke cahaya yang terang benderang. Ya Allah aku mohon kepadaMu segala hal yang mendatangkan rahmatMu dan keteguhan ampunanMu, selamat dari segala dosa dan beruntung dengan mendapat berbagai kebaikan, beruntung memperoleh surga, terhindar dari siksa neraka. Tuhanku, puaskanlah aku dengan anugerah yang telah Engkau berikan, berkatilah untukku atas semua yang Engkau anugerahkan kepadaku, dan gantilah apa-apa yang hilang dengan kebajikan dariMu.

Doa tawaf putaran ke 5. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

اَللّٰهُمَّ أَظِلَّنِيْ تَحْتَ ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلِّ اِلَّا ظِلُّكَ وَلَا بَاقِىَ اِلَّا وَجْهُكَ وَأَسْقِنِيْ مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ شُرْبَةً هَنِيَْئَةً مَرِيْئَةً لَا نَظْمَأُ بَعْدَ هَا أَبَدًا , اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا اسْتَعَاذَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعِيْمَهَا وَمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوْذُبِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ أَوْ عَمَلٍ.

Allahumma azillanii tahta zhilli ‘arsyika yauma laa zilla illaa zhilluka wa laa baaqiya illaa wajhuka wasqinii min haudhi nabiyyika Muhammadin shallallahu ‘alaihi wassalam syurbatan haniiatan mariiatan laanazhma’u ba’dahaa abadaa. Allahumma inni as aluka min khairi maa sa alaka minhu Nabiyyuka Muhammadin Sallallaahu ‘alaihi wasallam. Wa a’uudzubika minsyarri masta’aadzaka minhu Nabiyyuka Muhammadin Sallallaahu ‘alaihi wasallam. Allahumma inni as aluka jannata wana’iimahaa wamaa yuqarribunii ilaiha min qaulin au fi’lin au ‘amalin, wa a’uudzubika minannari wamaa yuqorribunii ilaihaa min qaulin au fi’lin au ‘amailn.

Artinya :Ya Allah lindungilah aku dibawah lindunganMu pada hari yang tidak ada naungan selain dari naunganMu dan tidak ada yang tinggal kekal selain wajahMu. Dan berilah aku minuman dari telaga Nabi Muhammad SAW dengan suatu minuman yang lezat nyaman, sesudah itu aku tidak akan haus untuk selamanya. Ya Allah, aku mohon padaMu kebaikan yang diminta oleh Nabi Muhammad SAW, dan aku berlindung padaMu dari kejahatan dan minta perlindunganMu daripada yang diminta Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, aku mohon padaMu surga serta nikmatNya dan apapun yang dapat mendekatkan aku padaNya dari perkataan atau perbuatan ataupun amal. Dan aku berlindung padaMu dari neraka serta apapun yang mendekatkan aku kepadaNya, baik ucapan, perbuatan ataupun amal.

Doa tawaf putaran ke 6. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

 اللَّهُمَّ إنَّ لَكَ عَلَيَّ حُقُوْقاً كَثِيْرَةً فِيْمَا بَيْنِيْ وَبَيْنَكَ، وَحُقُوْقاً كَثِيْرَةً فِيْمَا بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَلْقِكَ , اللَّهُمَّ مَا كَانَ لَكَ مِنْهَا فَاغْفِرْلِيْ، وَمَا كَانَ لِخَلْقِكَ فَتَحَمَّلْهُ عَنِّيْ، وأغْنِنِي بحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَبِطاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ، وَبِفَضْلِكَ عَمَّن سِوَاكَ،  يَا وَاسِعَ المَغْفِرَةِ , اللَّهُمَّ إِنَّ بَيْتَكَ عَظِيْمٌ، وَوَجْهَكَ كَرِيْمٌ، وَأَنْتَ يَا اللهُ عَظِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ

Allhamumma inna laka alayya huquuqon katsirotan fiima bainii wabainaka wahuquuqon katsirotan fiima bainii wabaina kholqika. Allaahumma maa kaana laka minhaa fagfirhuu lii wa maa kaana likholqika fatahammalhu annii waagninii bihalaalika waharoomika wabito'oatika an ma'siyatika wabifadlika amman siwaaka yaa waasi'al magfiroh. Allhumma inna baitaka adiim wawajhaka kariim anta ya Allah  haliimun kariimun adiimun tuhibbul afwa fa'fu anni.

Artinya : Ya Allah sesungguhnya Engkau mempunyai hak kepadaku banyak sekali dalam hubunganku dengan Engkau. Dan Engkau juga mempunyai hak banyak sekali dalam hubunganku dengan mahluk-Mu.Ya Allah apa yang menjadi hak-Mu kepada mahluk-Mu maka tanggunglah diriku, cukupkanlah aku dengan rizki-Mu yang halal, terhindar dari pada haram, dengan ta'at kapada-Mu terhindar dari kemaksiatan, dengan anugerah-Mu terhindar dari pada mengharapkan dari orang lain selain dari pada-Mu, Wahai Tuhan yang Maha Pengampun.

Doa tawaf putaran ke 7. Dibaca dari hajar aswad sampai rukun yamani.

 اللّهُمَّ إِنِّيْ أسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَا مِلًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَحَلَالًا طَيِّبًا وَتَوْبَةً نَصُوْحًا وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ بِرَ حْمَتِكَ يَاعَزِيْزُ تَاغَفَّارُ. رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَاَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِيْنَ.

Allahumma inni as'aluka iimaanan kaamilan wa yaqiinan shodiqon wa rizqon waasi'an wa qolban khaasyi'an wa lisaanan dzaakiran wa halaalan thayyiban wa taubatan nashuuhan, wa taubatan qobla l-mauti wa raahatan 'inda l-mauti wa maghfiratan wa rahmatan ba'da l-mauti wal 'afwa 'inda l-hisaabi wal fauza bi l-jannati wan najaati minan-naari bi rahmatika yaa 'aziizu yaa ghoffaaru. Raabi zidnii 'ilman wa alhiqnii bish-shaalihiin.

Artinya: Ya Allah, aku mohon kepadaMu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rizki yang luas, hati yang khusyu', lidah yang selalu berdzikir, rizki yang halal dan baik, taubat yang diterima, taubat sebelum mati, ampunan dan rahmat sesudah mati, ampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan selamat dari neraka, dengan kasih sayangMu, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Yang Maha Pengampun. Tuhanku, berilah aku tambahan ilmu pengetahuan dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh.

Doa Tawaf (Rukun Yamani Menuju Hajar Aswad)

Bacaan diatas adaah bacaan tawaf antara hajar aswad sampai rukun yamani. Dan sebaliknya dalam setiap putaran antara rukun yamani dan hajar aswad, bacaannya berbeda. Berikut ini bacaan doanya :

Pada setiap kali sampai di rukun Yamani mengusap atau bila tidak mungkin mengangkat tangan tanpa dikecup sambil mengucapkan :

بِسْمِ اللَّهِ واللَّهُ أكْبَرُ

Artinya : Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. 


رَبَّنا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya : Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hidarkanlah kami dari siksa neraka.

Lalu dilanjut dengan bacaan berikut ini :

وَأَدْخِلْنَا الجَنةَ مَعَ الأبْرَارِ، يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ، يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ

Artinya : Dan masukkanlah kami kedalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.

Doa setelah Safar

Setelah melakukan tujuh kali ptaran safar, langsung bergesersedikit ke kanan dari arah sudut hajar aswad dan menghadap dinding ka'bah atau biasa disebut multazam. Kemudian membaca doa berikut ini :

اللَّهُمَّ يَا رَبَّ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ أَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ أَبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَإِخْوَانِنَا وَأَوْلَادِنَا مِنَ النَّارِ يَا ذَا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ وَالْفَضْلِ وَالْمَنِّ وَالْعَطَاءِ وَالْإِحْسَانِ. اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِيْ الْأُمُوْرِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ حِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْأَخِرَةِ. اللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَاقِفٌ تَحْتَ بَابِكَ مُلْتَزَمٌ بِأَعْتَابِكَ مُتَذَلِّلٌ بَيْنَ يَدَيْكَ أَرْجُوْ رَحْمَتَكَ وَأَخْشَى عَذَابَكَ يَا قَدِيْمَ الْإِحْسَانِ. اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْفَعَ ذِكْرِيْ وَتَضَعَ وِزْرِيْ وَتُصْلِحَ أَمْرِيْ وَتُطَهِّرَ قَلْبِيْ وَتُنَوِّرَ لِيْ فِيْ قَبْرِيْ وَتَغْفِرَ لِيْ ذَنْبِيْ وَأَسْأَلُكَ الدَّرَجَاتِ الْعُلَى مِنَ الْجَنَّةِ

Allahumma yaa robbal-baitil-'atiiq, a'tiq riqaabanaa wa riqaaba aabaainaa wa ummahaatinaa wa ikhwaaninaa wa-aulaadinaa minan-naar, yaa dzal-juudi wal-karami wal-fadhli wal-manni wal-'athaai wal-ihsaani. Allahumma ahsin 'aaqibatanaa fil-umuuri kullihaa, wa ajirnaa min khizyi d-dunyaa wa adzaabi l-aakhirati. Allahumma inni 'abduka wa bnu 'abdika, waaqifun tahta baabika, multazimun bi a'taabika, mutadzallilun baina yadaika arjuu rahmataka wa akhsyaa adzabaka, yaa qadiimal-ihsaan. Allahumma innii as'aluka an tarfa'a dzikrii wa tadha'a wizrii wa tushliha amrii wa tuthahhira qalbii wa tunawwira lii fii qabrii wa taghfira lii dzanbii wa as'alukad-darajaatil-'ulaa minal-jannah.

Artinya : Ya Allah yang memelihara Ka’bah ini, merdekakanlah diri kami, bapak dan ibu kami, saudara-saudara dan anak-anak kami dari siksa neraka, wahai Tuhan yang Maha Pemurah, yang mempunyai Keutamaan, kelebihan, anugerah, pemberian, dan kebaikan. Ya Allah, baikkanlah kesudahan segenap urusan kami dan jauhkanlah dari kehampaan dan kehinaan di dunia dan siksa di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak dari hambaMu, tegak berdiri merapat di bawah pintu Ka’bahMu, menundukkan diri di hadapanMu sambil mengharapkan rahmatMu, kasih sayangMu dan takut akan siksaanMu. Wahai Tuhan pemilik kebaikan abadi, aku mohon agar Engkau tinggikan namaku, hapuskan dosaku, perbaiki segala urusanku, bersihkan hatiku, berilah cahaya kelak dalam kuburku. Berilah ampunan dosaku dan aku mohon padaMu martabat yang tinggi di dalam surga.

Demikianlah artikel mengani bacaan doa tawaf putaran 1 sampai 7 saat haji dan umrah. Mudah mudahan bermanfaat bagi yang akan berangkat dan melaksanakan ibadah ke tanah suci.

Definisi dan Pengertian Dakwah Agama Islam

Sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk berdakwah. Ya, kegiatan berdakwah tidak hanya boleh dilakukan oleh ustadz atau kyai saja. Tiap muslim memiliki tugas untuk berdakwah yaitu menyebarkan ajaran agama Islam sesuai dengan syari'at yang benar. Kewajiban berdakwah banyak disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an dan hadits Rasulullah SAW.

Dakwah tidak hanya bisa dilakukan lewat lisan di sebuah forum majelis atau pengajian saja. Kegiatan dakwah bisa dilakukan siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Dakwah bisa dilakukan lewat perbuatan atau pemikiran, bisa berupa himbauan, ajakan atau bahkan gagasan. Asalkan tujuannya untuk mengajak pada jalan kebenaran sesuai Al-Qur'an dan hadits, maka itu tergolong dalam perbuatan dakwah yang benar.

Lantas apa sebenarnya pengertian dakwah itu sendiri? Apa definisi dakwah yang benar? Apa pula arti kata dakwah dalam bahasa Arab dan bagaimana penggunaan kata dakwah bisa relevan dengan bahasa Indonesia. Berikut merupakan definisi dan pengertian dakwah sesuai ajaran Islam selengkapnya.

Pengertian Dakwah Agama Islam

Pengertian Dakwah


Secara bahasa, dakwah berasal dari kata bahasa Arab yang berarti ajakan atau seruan. Secara umum, dakwah dapat diartikan sebagai kegiatan menyeru, mengajak dan memanggil orang untuk taat dan beriman kepada Allah sesuai dengan syari'at Islam yang diajarkan. Dalam bahasa Arab, kata dakwah adalah bentuk kata benda yang berasal dari kata kerja 'menyeru' atau 'mengajak'.

Memang tidak ada definisi dakwah yang baku. Tiap ulama atau ahli bahasa cenderung memiliki definisi yang agak berbeda. Namun dari semua pengertian, bisa disimpulkan bahwa dakwah merupakan kegiatan menyeru dan mengajak orang agar berada di jalan kebenaran sesuai perintah Allah SWT.

Penggunaan kata dakwah awalnya ditujukan pada seruan atau ajakan pada seseorang agar berubah menjadi lebih baik. Namuns eiring perkembangan zaman terdapat pergeseran makna kata dakwah sehingga hanya tertuju pada dakwah dalam ajaran agama Islam.

Dalam proses dakwah terdapat dua unsur utama, yaitu pendakwah atau orang yang berdakwah serta sasaran dakwah atau orang/kelompok yang didakwahi. Unsur lain yang ada pada proses berdakwah adalah materi dakwah yang disampaikan, metode dakwah yang digunakan serta landasan dakwah yang dijadikan acuan.

Kata dakwah sering dirangkai dengan ilmu atau Islam. Dalam Islam, tiap perkataan, pemikiran atau perbuatan untuk mengajak orang ke jalan kebaikan, amal saleh atau perbuatan baik sesuai syari'at Islam disebut juga dengan dakwah. Untuk itu, dakwah tidak hanya diartikan pada kegiatan ceramah atau pengajian saja, karena dakwah memiliki cakupan arti yang lebih luas lagi yang bisa dilakukan oleh siapa saja.

Dakwah pun memiliki tujuan tersendiri. Tujuan dakwah antara lain adalah mengajak orang agar berada pada jalan kebenaran dan berakhlak karimah. Selain itu dakwah bertujuan agar akidah Islam bisa tertanam pada tiap manusia. Adapun manfaat dakwah bagi pendakwah adalah melakukan kewajiban sebagai muslim guna mewujudkan kesejahteraan hidup baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Macam-Macam Dakwah


Dakwah memiliki beberapa macam jenis metode, tergantung pada cara penyampaian si pendakwah kepada sasaran dakwah. Terdapat banyak macam-macam metode berdakwah, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Dakwah bil Lisan, yaitu dakwah dengan komunikasi lisan atau ucapan, misalnya ceramah atau khutbah
  • Dakwah bil Hal, yaitu dakwah dengan aksi tindakan nyata, misalnya lewat kegiatan Islami atau bakti sosial
  • Dakwah bil Qalam, yaitu dakwah melalui media tulisan, misalnya melalui buku atau media massa
  • Dakwah bil Qudwah, yaitu dakwah memalui sikap keteladanan, misalnya dengan melakukan perbuatan amal shaleh tiap harinya
Tiap pendakwah biasanya memiliki metode yang berbeda-beda. Ada yang lihai dalam bercakap hingga memilih metode secara lisan. Namun juga ada yang lebih pandai dalam menulis sehingga memilih berdakwah lewat karya tulisan. Apa pun macam metode dakwah yang dipilih boleh saja asalkan sesuai dengan tujuan dakwah sesuai akidah Islam.


Kewajiban Berdakwah


Dakwah merupakan tugas dan kewajiban bagi tiap muslim. Artinya tiap muslim diharuskan untuk menyebarkan ajaran Islam pada orang lain. Allah SWT berfirman dalam Surat An-Nahl ayat 25 tentang perbuatan dakwah sebagai berikut.

"Serulah oleh kalian (umat manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah, nasihat yang baik, dan berdebatlah dengan mereka secara baik-baik..." (QS. An-Nahl:125).

Dalam hadits Nabi Muhamamd SAW, juga dijelaskan mengenai perintah berdakwah bagi muslim. Contoh hadits tentang berdakwah misalnya adalah sebagai berikut.

“Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat” dan “Katakanlah kebenaran itu walaupun rasanya pahit/berat” (H.R. Ibnu Hibban).

Nah, itulah sekilas info Islami mengenai pengertian dakwah dan definisi lengkapnya serta macam macam metode dakwah, manfaat dakwah dan dalil kewajiban berdakwah. Sudah menjadi kewajiban bagi kita sebagai muslim untuk melakukan kegiatan dakwah dalam kehidupan sehari-hari. Dakwah pun bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja. Sekian info Islami kali ini, semoga bisa bermanfaat.