Hal-Hal yang Membatalkan Wudhu Menurut Al-Quran dan Hadits

Tags

Hal-hal yang membatalkan wudhu dan penjelasannya - Wudhu adalah rangkaian kegiatan untuk membersihkan diri kita dari hadats kecil. Wudhu biasa dilakukan sebelum ibadah shalat, karena wudhu dapat menghilangkan tubuh kita dari hadas kecil. Terdapat pula hal-hal yang membatalkan wudhu yang jika dilakukan maka akan membuat wudhu kita menjadi batal? Apa sajak hal yang dapat membatalkan wudhu?

Seperti diketahui, salah satu syarat sah shalat adalah bersih dari hadas kecil dan besar. Oleh karena itu, wudhu menjadi sesuatu yang penting bagi umat Islam. Sebagai muslim, kita tentu harus mengetahui tata cara wudhu yang benar sesuai yang diajarkan syariat. Jika cara wudhu yang kita lakukan salah atau ada yang kurang sebagian dari rukun rukun wudhu, maka bisa berakibat pada tidak sahnya wudhu dan juga ibadah shalat yang kita lakukan.

(baca juga doa niat wudhu)

Tata cara wudhu yang benar sudah diatur pada rukun rukun wudhu yang harus dijalankan. Jika ada rukun wudhu yang tidak dijalankan, maka wudhu kita tidak sah. Jika sudah berwudhu, terdapat beberapa perkara yang kemudian dapat membatalkan wudhu kita. Perkara perkara yang membatalkan wudhu ini sering disebut dengan istilah Nawaqidhul Wudhu. 

Hal yang bisa membuat wudhu batal ini hendaknya dihindari saat kita sudah mengambil air wudhu agar wudhu kita tetap terjaga. Jika wudlu batal, maka kita harus mengambil air wudhu lagi. Berikut merupakan pembahasan dan penjelasan mengenai 4 hal-hal yang dapat membatalkan wudhu menurut Al-Quran dan hadits sesuai ilmu fiqih Islam lengkap.

Hal Hal yang Membatalkan Wudhu

Hal-Hal yang Membatalkan Wudhu


Keluar sesuatu dari dua lubang (buang air atau kentut)

Hal pertama yang jelas jelas bisa membatalkan wudhu adalah keluarnya sesuatu dari dua jalan atau lubang, yaitu qubul dan dubur. Hal hal yang meliputi syarat tersebut antara lain meliputi buang air kecil (kencing), buang air besar (berak), keluarnya air mani, buang angin (kentut) dan sebagainya.

Hilang kesadaran
Kehilangan kesadaran juga dapat membatalkan wudhu kita. Hal hal yang dapat membuat kesadaran menjadi hilang antara lain hilang akal sehat (gila), pingsan, mabuk atau tertidur nyenyak, kecuali tidur dalam kondisi duduk tetap.

Bersentuhan kulit dengan yang bukan muhrim

Bersentuhan kulit dengan orang yang bukan muhrim juga bisa membuat wudhu kita menjadi batal. Oleh karena itu setelah wudhu tidak boleh laki-laki bersentuhan kulit dengan perempuan yang bukan mahramnya, dan sebaliknya. Yang dimaksud muhrim adalah keluarga yang dilarang dinikahi.

Menyentuh kemaluan
Hal lain yang bisa membatalkan wudhu adalah menyentuh kemaluan, baik qubul atau dubur, dengan tapak tangan atau jari-jari tanpa memakai tutup. Hal ini juga berlaku jika menyentuh kemaluan sendiri.

Nah itulah artikel informasi Islami lengkap mengenai hal hal yang membatalkan wudhu beserta penjelasan dan pembahasannya sesuai ilmu fiqih Islam. Sebagai umat Islam, tentu kita harus mengetahui mengenai hal hal tersebut sesuai ilmu fiqih yang diajarkan dalam syariat dalam Al-Qur'an atau hadits. Semoga informasi perkara yang membatalkan wudhu tersebut bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian.